Artikel,Percintaan,Patah Hati,Mellow & Lainnya

19 Feb 2017

Happy Anniversary Yang Ke 14 Tahun "Bahagia Selalu"





Source:(tembuspandang.com)


Puisi Ulang Tahun Pernikahan

Empat belas tahun yang lalu

merasai debar2 persuaan

sebongkah batu menindih lidah, hanya getar2 tatapan

dari ekor2 mata lugu

Mengusung berjuta asa rangka

ikat tali temali cinta,

rasa dan sebuket ikrar bersama

kaulah ksatria yang kudamba

begitu lekat, mengguncang pilar2 jiwa,

membuncah rasa


makin tak berdaya……..

Empat belas tahun yang lalu

saat cinta terpaut sakral

menuai nikmat2 yang kerap membelenggu

merenangi bulir2 peluh

menenggelamkan kita pada genangan bait2 teduh

dan syair2 para malaikat

Empat belas tahun sudah

mengarungi samudera luas tak bertepi

angin, gelombang, badai menyapa silih berganti


tapi……..

kita adalah galah baja penopang layar kehidupan

terusir angin dengan hembusan nafas iman

menepis badai dengan rangka2 doa bertautan

Lenteraku……

jika boleh lisan mengulur kata

kaulah sosok sempurna itu

mengingat luka pernah menganga

dan airmata menganak sungai

itulah alur setiap yang bernyawa


Gundah dan galau berkecamuk merasai takut

aku belum bisa menjadi Aisyahmu atau Khodijahmu

hanya mampu mengukir lirik2 perih

maafkan aku

senandungku: bersamamu sampai akhir hayatku

Lelaki-ku

Berjuta kisah teretas sudah

menangguk lagu asmara yang kau cipta

menyentak alam fantasi bernuansa

kau, menguatkan rasa Empat belas tahun yang lalu


Berpuluh tahun mengendap cerita indah

sempat menguak, sedikit larut dan menggelitik

engkaulah lelaki semesta perkasa

merangkul dengan segenap cinta

menyeret rasa yang bertengger di jurang kehampaan

Bulir-bulir bening berkejaran dalam dekapan kasihmu

begitu erat mengunci, menutup katup-katup hatiku

dari makhluk-makhluk serupa di luar ragamu

makin terpedaya dalam bisikan-bisikan syurgamu

aku takkan pernah bisa berpaling


kaulah syurga duniaku

Satu persatu kulepas baju duniaku

jaket hitam, kumal, lusuh dan berbau

kuhempas kematian yang pernah menyelimuti impian

Menyibak dunia baru yang teduh

melena dan membuai bagai desauan angin syurga

akukah Aisyah atau Khodijahmu?

Bergumul diantara luasnya samudera

badai, gelombang silih berganti menyapa

ternyata tak mudah mewujud janji jadi nyata








Source:(oediku.wordpress.com)


Untuk Kekasihku

Jika engaku ada di awal hari ini,

Jika engkau ada disisiku saat ini,

Jika engkau ada di relung hatiku kelak,

Maka aku akan memberikan ruas didadaku…

Cinta,

apapun warna pelangi,

tidak seindah cintamu padaku,

cinta,

apapun dahsyatnya bayu,

tidak sebanding dengan kasih sayang kita,


Kekasihku,

Aku sangat membutuhkanmu,

Kekasihku,

Akulah arjunamu,

Kekasihku,

akulah penuntun mata hatimu,

Kekasihku mendekatlah padaku,

agar dapat aku kecup keningmu….

salam dari kekasihmu

yang tercinta


di bait ini akan kugambar semua

meski tak terengkuh semua

di bait ini kutandaskan kata

untuk sebuah doa

di bait ini ingin kupatri semua

untuk ingatkan semua pernah ada

lewat bait ini kutitipkan kata pada masa

untuk kemas simpul-simpul makna yang tersisa

kau tetap putriku

dan aku akan jadi ksatria


mudan ini biarlah tersisa

hingga saat itu tiba

dan katakan “ya” pada semua doa atau “ya” pada kisah kenangan indah

atau “ya” pada mutiara makna sejati

dalam bait yang kuukir pada lembar-lembar abadi

selamanya..








Source:(www.cetmas.com)


Kumiliki Hatimu Seutuhnya

kudekap jiwamu seluruhnya

Sepenuhnya aku mengisi seluruh pikiranmu

Selengkapnya jiwamu adalah untukku

Segenap hatiku terisi olehmu

Seluruh khayalku melayang bersamamu

Seisi hatiku hanya ada kamu

Sepenuh duniaku hanya milikmu

Namun kau bukan seutuhnya milik aku

Jiwamu melayang bersama aku di atas alam bayangmu

Tubuhmu tersekap oleh dekap yang sesak dan hampa


Ragamu terserak dalam maya yang tak bertempa

Mungkinkah cinta bertahan dalam sesak yang erat

Mungkinkah nyata kan terwujud dengan indah

Mungkinkah rasa kan abadi walau dekap membelenggu nafas

Mungkinkah rindu kan terobati dan terlepas dari tirani cinta

Semua terasa sesak

Semua terasa resah

Semua menjadi rasa yang kekal

Meski rasa begitu indah

Meski hati begitu penuh


Hanya oleh piagam rasa

Hanya karena sebuah kata cinta

Adakah kamu tau?


Galeri Bersamamu



Bonus Video Romantis >>Klik





Share:

25 Jan 2017

26 January

dj-house-remix.jpg
Sumber:(google.com)


26 January



21 Tahun yang lalau, Atau Tepatnya 1996 - January- 26
   Seorang Anak laki-laki terlahir kedunia ini
       Dari keluarga sederhana, Namu Bahagia

Terlahir Dari Seorang Wanita yang cantik dan Sangat Baik
    Dan juga sorang Pria Yang Tampan dan Sangat Bertanggung Jawab
        Sebuah harapan waktu itu memiliki seorang anak yang diharap kan

Rizal Hamidi ...
   Mereka Memberi Nama Pada Anak Laki Lakinya

Di Belai, Di Sayang, Di Lindungi
   Lebih 24jam, Terlindung dari Apapun yg mengacam
      Bahkan rela Tidak Tidur waktu itu




Sebuah Harapan Besar Akan Melihat Si Buah Hati Sehat
   Dan Bisa Bahagian, Mereka Suatu Hari Nanti




Terimakasih Untuk Namanya Aku Suka,
    Nama yang Terbaik, Nama Yang Memiliki
         Arti Sebuah Hidup...

Buat Kalian Kedua Pahlawan ku, Terimakasih
   Atas Segalanya, Terimakasih Udah melahirkan aku di dunia ini
      Terimakasih juga untuk kasih sayang kalianm

Maaf untuk sampai saat ini aku masih belom bisa bahagiain kalian
   Maaf untuk Aku Yang Terlalu nakal,bandel dan susah di atur
       Maaf Untuk Semua Kesalahan ku,

Bu, Pa, I Love U ...
  Dari Anakmu Yang Jauh Dari Pandangan Mata
     Namun selalu dekat Di Hati..



26 January




Sumber:(google.com) dj-house-remix.jpg


dj-house-remix.jpg


     Untuk Sahabat, Teman Saudara ,Buat Semua Terimakasih..
Special Buat Orang Yang Selalu Suport Aku, dan Baik sama aku..
Kangen Canda Twa Bersama kalian...



●Editing By;@rizalkuncrit
●Tank's To; Djoe Milla
●Tank's To; Mas Phay Hedy


Share:

23 Jan 2017

"Cinta Abadi Untukmu Cinta"

dj-house-remix.jpg
Sumber:(google.com)



♡Cinta Abadi



Setetes cinta ini.. Ingin ku beri padamu..
   Kesetiaan Suci penuh kasih.. Kan kupertahankan Untukmu..
      Tak kan ingkar dalam Hati.. Untuk setia berbagi..
         Demi cinta suci.. Kaulah cinta sejati..

Walaupun di dunia tak ada keabadian.. tak membuat ku gentar..
   Untuk tetap mencinta.. Hingga Akhir ayat..
       Dunia bisa hancur.. daun bisa gugur..
          Tapi satu hal yang abadi untuku.. Cintaku padamu..

Rindu Terdalam kutemukan cinta.. diantara banyaknya bintang..
   Yang ada di angkasa cinta.. namun dia jauh disana..
      Cinta kita menjadi satu.. Namun engkau jauh.. Dari pandanganku..
          Ku hanya terdiam termenung.. kurasakan nafasmu..

Kurasakan getar jantungmu.. Kurasakan manjamu..
   Menjadi sebuah rindu bagiku..
       Saat aku duduk.. memandang bintang di angkasa..
           Entah kenapa air mata.. Jatuh membasahi wajah..




Rindu yang menyesakan dada.. Terlalu dalam di jiwa..
    Aku tak tahu mengapa.. Bisa terlalu cinta..
        Kasih kau begitu jauh dimata..
            Tapi kau bagaikan nyawa..
                Dalam hati terdalam..
                    Dan tak tergantikan..

Untukmu Cinta
    Menutup mata dan terus berpikir,
        Mungkin diriku tak bisa untuk tak ingatkanmu…
            Semuanya akan dalam benak,
                Karena diriku selalu dalam sesuatu yang indah akan dirimu…




Terus mempertahankan dan bertahan untuk mendapatkan akan ceritamu,
   Mungkin akan bisa menjadi sesuatu yang lumrah untuk Aku kenali…
        Ketika aku berjalan, mungkin akan mencari apa yang
             Menjadi sebab ketakutanku atas kehilanganmu…
                  Kepergian akan dirimu, mungkin akan selalu
                       Di dalam tekanan ketika aku tak menemukannya,

Aku hanya berkata tentang dirimu,
    Yang tak bisa dimengerti akan diriku ini…
        Aku hanya berucap dalam setiap omong kosong ini,
            Ketika aku benar-benar jatuh hati padamu…

Puisi untuk seseorang yang berarti,
     Mungkin aku berikan dengan hati terdalamku…
         Aku akan bisa berkata kepadanya,
            “Jangan Kau menjauh ketika aku mendekat,
                 Karena aku akan berada disampingmu,
                     Hingga diriku mati dengan waktu.”

Dari diriku untuk seseorang yang begitu samar,
   Dan sekarang aku menemukan itu,
       Ya itu cinta dari buah hasil dirimu akan diriku


♡Cinta Abadi




Sumber:(google.com) dj-house-remix.jpg


●Copas By;google.com

●Editing By;@rizalkuncrit



Share:

"Nyanyian Sukma"Oleh : Khalil_Gibran

dj-house-remix.jpg
Sumber:(google.com)



Nyanyian Sukma



Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
   Sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
   Ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
      Dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

Betapa dapat aku mendesahkannya?
   Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
       Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

Dia tersimpan dalam relung sukmaku
   Kerna aku risau, dia akan terhempas
       Di telinga pendengaran yang keras.
           Pabila kutatap penglihatan batinku

Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
   Dan pabila kusentuh hujung jemariku
       Terasa getaran kehadirannya.
           Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
               Bagai danau tenang yang memantulkan
                  Cahaya bintang-bintang bergemerlapan.




Air mataku menandai sendu
   Bagai titik-titik embun syahdu
      Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
          Lagu itu digubah oleh renungan,
              Dan dikumandangkan oleh kesunyian,





Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
   Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
       Dan difahami oleh cinta,
           Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
              Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

Lagu itu lagu kasih-sayang,
   Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu
       Membawakannya berkumandang?
            Nyanyian itu lebih semerbak wangi dari pada melati:
                 Suara manakah yang dapat menangkapnya?
                     Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
                         Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?

Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan
   Kicau bening burung malam?
      Siapa yang berani membandingkan deru alam,
          Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
             Siapa berani memecah sunyi
                Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
                    Yang hanya terungkap oleh hati?
                        Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?



Nyanyian Sukma




Sumber:(google.com) dj-house-remix.jpg


●Puisi By;Khalil Gibran

●Editing By;@rizalkuncrit



Share:

"Sekuntum Mawar Muda"

dj-house-remix.jpg
Sumber:(google.com)



Sekuntum Mawar Muda


Jika aku menunggu mekarmu penuh
   Akankah harummu mampu kurengkuh
       Di sini --menanti, kuncupmu tumbuh
           Sembari cemas ini tak jua mau luruh

Di bawah semburat putihmu nan teduh
   Anganku mengembara mengkhayal jauh
       Sepucuk kata terkulum, akankah jatuh
           Di antara desah resah penuh kisruh

O mawar muda nan ayu bersahaja
    Dalam panas mentari, elokmu menebarkan makna
        Menepiskan duka, menghantarkan bahagia
             Menarik segenap alam tuk hening memuja

Bagai bidadari, kau mewujud dalam kembang
    Mengalirkan manis madu pada sejuta kumbang
         Meski badai bertiup, kau tetap tegak tak tumbang
             Ketegaranmu seakan mengapus ragu dan bimbang




Di penghujung musim berselimutkan mega,
    Bermain-main engkau dengan angin kelana
        Dan sang bayu terus saja nakal nekat menggoda
            Malu-malu memuji indahmu, angin berkata

Sepoi-sepoi bercanda di antara kelopak lentik
    Semilirnya menitipkan embun sepercik
        Sebagai sajak rayuan yang lembut menggelitik
            Padamu, mawar muda, O yang teramat cantik




Namun musim ini mesti segera berganti
    Mengikuti kemana bintang gemintang menunjuk tinggi
         Sang angin pergi, berjanji dalam diam tuk kembali
             Meski masa depan tak memberi jawaban pasti

Jauh di sini, aku terus menorehkan rindu
    Tentang sekuntum mawar di bawah langit biru
         Dan aku hanya bisa menerawang membisu
              Sebab waktu tak sedang berpihak padaku

Di suatu masa, saat aku kembali datang
    Masihkah kau di sana, di hamparan padang
        Tak terpetik, hidup bebas dengan riang
            Menghirup cucuran hujan bersama ilalang

Dan jikalau akhirnya takdir kemudian mengijinkan
    Kuundang kau ke tanahku di sebrang lautan
        Kugenggam benihmu, kubawa pulang dalam hembusan
             Kutanam, dan selamanya kurawat di tengah taman


Sekuntum Mawar Muda




Sumber:(google.com) dj-house-remix.jpg


●Copas By;google.com

●Editing By;@rizalkuncrit






Share: